MENYUSUN ARGUMENTASI YANG DAPAT MEYAKINKAN REKAN KERJA

Memahami cara yang efektif dalam berargumen merupakan  keterampilan yang penting dalam bernegosiasi. Kemampuan bernegoasiasi tidak hanya diperlukan dalam dunia bekerja, melainkan, juga dapat digunakan saat diskusi dengan teman maupun keluarga.

Langkah berikut ini dapat dijadikan panduan agar argumentasi Anda didengarkan dan menarik perhatian rekan kerja.

  1. Perkenalkan masalah

Mulailah dengan menyampaikan latar belakang munculnya masalah yang menjadi fokus. Cukup sampaikan inti penting yang mempengaruhi masalah tersebut untuk menjelaskan konteks permasalahannya. Gunakan data yang dapat mendukung terjadinya masalah. Anda perlu membuat rekan Anda sadar akan masalah yang sedang terjadi.

  1. Ungkapkan argumentasi Anda

Argumentasi yang disampaikan merupakan ide hasil pemikiran Anda terhadap masalah yang terjadi. Susun argumentasi Anda secara ringkas, jelas, dan padat, sehingga mudah dipahami oleh rekan kerja.

  1. Sampaikan data pendukung argumentasi

Anda dapat menampilkan contoh, penelitian, statistik, atau informasi lainnya yang dapat membuktikan bahwa ide Anda efektif dalam menangani masalah yang terjadi. Anda perlu memastikan bahwa data yang disampaikan telah teruji secara ilmiah daripada data dari opini publik.

  1. Akui adanya kelemahan dari ide Anda

Anda juga perlu menyampaikan batasan dan kelemahan dari ide Anda. Anda dapat menyampaikan strategi tambahan untuk mengantisipasi kelemahan dari ide yang disampaikan. Menyampaikan kelemahan dari ide Anda menunjukkan objektivitas Anda dalam menyampaikan ide. Sehingga, rekan kerja dapat lebih mempercayai argumentasi Anda.

  1. Tegaskan kembali ide Anda

Selesaikan argumentasi Anda dengan menegaskan kembali ide utama yang Anda sampaikan. Anda juga dapat meringkas kembali data yang mendukung ide Anda. Dalam penyampaian kesimpulan akhir, Anda dapat menambahkan aspek emosional yang menarik bagi rekan kerja sehingga mereka dapat menyetujui ide yang disampaikan.

Tinggalkan Komentar