LANGKAH MERESPON EMOSI

Seperti lapar atau sakit, emosi merupakan sinyal tubuh yang mengingatkan kita aspek kesehatan mental yang perlu diperhatikan. Emosi yang dimunculkan memberikan informasi mengenai kebutuhan dasar untuk menghindari bahaya, membangun relasi, atau menemukan pasangan. Pada dasarnya emosi tersebut membantu manusia untuk bertahan hidup. Emosi merupakan alat beradaptasi manusia yang dapat membantu seseorang untuk hidup secara bermakna.

Sinyal yang dimunculkan emosi didasari oleh nilai yang dimiliki seseorang. Pengalaman yang dimiliki, lingkungan sekitar, dan budaya yang diajarkan sejak kecil mempengaruhi nilai seseorang dan nilai tersebut dapat terus berkembang. Jika situasi yang dihadapi tidak memiliki nilai bagi seseorang, maka tidak ada emosi yang dimunculkan atau emosi yang dimunculkan memiliki intensitas yang rendah.

Kesediaan untuk ‘merasakan’ emosi merupakan poin penting dalam memulai mengidentifikasi nilai emosi yang dimiliki. Mengidentifikasi emosi yang tidak diinginkan, biasanya emosi negatif, dapat mengubah sudut pandang mengenai situasi yang dihadapi. Misalnya, Anda mendapatkan promosi di kantor. Respon emosi yang dimunculkan bisa beragam tergantung nilai yang dimiliki. Anda bisa merasakan emosi bangga karena nilai yang mendominasi adalah pencapaian prestasi (achievement). Anda mungkin merasakan emosi bersalah karena promosi didapatkan secara tidak adil berdasarkan nilai keadilan yang dimiliki. Anda juga bisa memunculkan emosi sedih karena Anda lebih mengutamakan nilai keluarga yang akan berkurang seiring meningkatkan beban kerja. 

Setelah mengenali nilai pada emosi yang muncul, langkah selanjutnya adalah melakukan tindakan untuk mempertahankan nilai tersebut. Jika nilai utama yang dimiliki adalah kesehatan, maka lakukan perubahan pola hidup menjadi lebih sehat. Jika nilai yang dimiliki adalah prestasi, maka bekerja keraslah untuk mencapai tujuan prestasi yang diinginkan. Jika nilai yang diutamakan adalah rasa syukur, maka temukan cara untuk menunjukkan rasa bersyukur terhadap orang yang diinginkan.

Berdasarkan kerangka kecerdasan emosional, proses merespon emosi dapat dibagi menjadi 3 langkah. Kerangka ini bersifat umum dan dapat digunakan saat merespon emosi positif dan negatif.

  1. Rasakan emosinya
    Kenali dan terima secara terbuka emosi yang dimunculkan.
  2. Identifikasi nilai yang mendasari emosi
    Tentukan nilai apa yang dimanifestasikan oleh emosi tersebut.
  3. Bertindak sesuai dengan nilai
    Ambil tindakan untuk mengatasi dan mempertahankan nilai yang telah teridentifikasi.

Tujuan memahami respon emosi bukanlah untuk menghilangkan emosi yang tidak diinginkan. Jika hal itu dilakukan maka akan mematikan sinyal alami tubuh untuk beradaptasi. Tujuan memahami emosi dan nilai yang mendasarinya adalah untuk merespon emosi yang muncul secara cerdas. Kemampuan merespon emosi secara cerdas dapat membantu seseorang menghadapi tantangan dalam kehidupan secara lebih jelas dan percaya diri sehingga ia dapat mempertahankan kesehatan mentalnya.

Tinggalkan Komentar