Seiring meningkatnya jenjang karir Anda dalam perusahaan, Anda perlu mempersiapkan diri untuk memasuki level manajemen dengan kemampuan kepimpinan yang lebih baik. Pengembangan keterampilan kepemimpinan Anda dapat menjadi nilai lebih saat proses seleksi.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Harvard University, terdapat enam area kritis yang perlu ditingkatkan oleh seorang manajer, yaitu:
- Leading teams
Beberapa tanggung jawab penting seorang pimpinan tim adalah melakukan coaching dan training terhadap anggota tim, menyelesaikan konflik internal dan eksternal tim, mengidentifikasi dan mengevaluasi tujuan tim maupun organisasi secara umum. Selain itu, sikap pemimpin yang sabar, optimis, dan berempati dapat berkontribusi dalam mendekatkan diri dengan anggota tim.
- Strategic management
Pemimpin perlu memiliki keterampilan untuk menganalisa proses bisnis dalam perusahaan dan memahami bagaimana tekanan dari internal maupun eksternal dapat mempengaruhi pekerjaan tim. Kemampuan untuk memprediksi potensi masalah dan memanfaatkan sumber daya perusahaan untuk menanggulanginya merupakan keterampilan yang penting untuk mencapai tujuan jangka pendek maupun panjang.
- Emotional Intelligence
Kecerdasan emosional (EQ) merupakan kemampuan untuk mamahami bahwa emosi positif maupun negatif yang dirasakan dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Pemimpin yang memiliki kecerdasan emosional yang baik dapat mengelola dan memahami emosinya sendiri serta mampu memahami perasaan orang lain guna meningkatkan relasi dan mengarahkan penyelesaian tugas kelompok.
- Communication
Secara umum, aspek komunikasi dapat dibagi menjadi 4 kategori, yaitu verbal, non verbal, visual, dan tertulis. Sebagai pimpinan, kemampuan berkomunikasi secara jelas merupakan komponen kunci dalam komunikasi yang efektif. Informasi yang jelas dari pimpinan dapat meningkatkan rasa kebersamaa dalam tim. Seorang pemimpin harus mampu menyesuaikan gaya berkomunikasinya dengan situasi yang dihadapi.
- Leading at scale
Perkembangan organisasi dan tim membuat jumlah anggota tim pun terus berkembang. Seiring situasi di tempat kerja berubah dan berkembang, gaya melakukan manajemen tim dan gaya kepimpinan sebaiknya juga berubah dan berkembang untuk mengakomodasi kebutuhan baru dan mengoptimasi situasi yang dihadapi saat ini.
- Relationship management
Pengelolaan relasi meliputi interaksi formal dan informal antar anggota tim untuk membangun koneksi yang positif dalam kelompok. Situasi untuk membangun relasi dapat beragam mulai dari kegiatan sosial bersama terjadwal hingga relasi antaran mentor dan mentee. Melalui pengelolaan relasi, pimpinan dapat mempertahankan anggota tim yang berkualitas dan meningkatkan keterlibatan seluruh anggota.