PRODUKTIVITAS KERJA

Produktivitas didefinisikan sebagai kemampuan individu, kelompok, atau organisasi untuk bekerja secara efisien dalam periode waktu yang telah ditetapkan sehingga mendapatkan hasil yang optimal. Produktivitas kerja yang tinggi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : motivasi, kepribadian, minat, bakat, pendidikan atau pelatihan, lingkungan kerja, dukungan dari orang lain, pengelolaan waktu, bahkan keberuntungan. Faktor fisik, seperti: rutin olahraga, makan makanan sehat, dan tidur yang cukup, juga berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas jangka pendek maupun panjang.

Meskipun demikian, mempertahankan produktivitas merupakan hal yang sulit. Kecemasan, kelelahan, kekurangan waktu tidur, kesalahan perkiraan waktu penyelesaian, rendahnya keterampilan pengambilan keputusan, atau terlalu banyaknya beban tugas, dapat membuat produktivitas kerja menurun. Selain hambatan secara internal, kondisi lingkungan kerja, seperti konflik dengan rekan kerja atau sistem perusahaan yang tidak adil, juga dapat mempengaruhi produktivitas.

Hambatan internal yang dialami pegawai dapat membuat mereka frustasi. Budaya kerja saat ini yang sangat menjunjung tinggi hyperproductivity dapat membuat seseorang yang tidak produktif merasa stres, cemas, atau malu. Emosi negatif tersebut akan semakin menurunkan produktivitas pegawai. Solusi yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kemampuan mengelola emosi sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja dan kesehatan mentalnya.

Kondisi lingkungan kerja yang tidak mendukung produktivitas sulit untuk diselesaikan secara individual. Pegawai dapat memodifikasi gaya bekerjanya agar sesuai dengan situasi di perusahaan. Pegawai dapat memberikan saran perbaikan yang realistis bagi perusahaan berdasarkan hasil analisa yang logis dan berdasarkan data. Namun, kebanyakan pegawai memilih untuk meninggalkan perusahaan yang memiliki sistem yang tidak jelas dan tidak adil sehingga pegawai tersebut dapat mengembangkan dirinya lebih baik di perusahaan lain.

Tinggalkan Komentar