INTELEGENSI

Saat ini banyak lembaga yang mempersyaratkan kemampuan intelegensi bagi kandidat yang ingin bergabung, mulai dari penerimaan siswa di sekolah hingga penerimaan pegawai perusahaan. Konsep ini sering didengar dan digunakanan ketika membahas kecerdasan seseorang. Oleh karena itu, mari kita kenali lebih dalam mengenai konsep intelengensi.

Intelegensi merupakan kemampuan mental seseorang untuk belajar dari pengalaman, beradaptasi dengan situasi baru, memahami dan mengatasi konsep abstrak, dan menggunakan pengetahuan yang dimiliki untuk mengubah lingkungannya (dikutip dari www.simplypsychology.com). Beberapa proses mental yang termasuk dalam konsep intelegensi adalah kemampuan penyelesaian masalah, berpikir kritis, pembelajaran cepat, dan memahami ide yang kompleks.

Intelegensi juga merupakan bagian dari fungsi otak manusia, khususnya ada bagian prefrontal cortex. Beberapa penelitan menunjukkan bahwa faktor genetik dan keturunan mempengaruhi intelegensi seseorang. Faktor lingkungan juga mempengaruhi intelegensi seseorang, terutama pada periode pembentukkan otak saat janin.

Intelligence quotients atau IQ  merupakan istilah yang sulit dipisahkan saat membahas mengenai intelegensi. IQ merupakan hasil pengukuran intelegensi yang telah terstandarisasi. Skor IQ seseorang akan dibandingkan dengan kelompok orang yang berusia sama dan menjalani tes yang serupa, sehingga didapatkan kategori skor IQ – nya.

Kemampuan intelegensi seseorang dapat memprediksi kesuksesan akademik seseorang, namun, IQ tidak menjamin kesuksesan hidup seseorang. Hal tersebut dikarenakan terdapat aspek lain yang perlu diperhatikan untuk mencapai kesuksesan dalam hidup, seperti emotional quotients (EQ), social quotients (SQ), dan adversity quotients (AQ).

Tinggalkan Komentar