MENUNDA-NUNDA PEKERJAAN (PROCRATINATION)

Seseorang yang suka menunda-nunda pekerjaan sangat menghindari mengerjakan tugas yang sulit dan sengaja mencari kegiatan yang dapat mengalihkan diri dari tugas utama. Perilaku menunda pekerjaan mencerminkan bahwa seseorang mengalami kesulitan dalam melakukan kontrol diri. Seorang yang suka menunda pekerjaan sering mengatakan ‘Saya sedang tidak ingin melakukannya’ karena mereka lebih mengutamakan emosi mereka daripada tujuan dan tanggung jawab yang harus diselesaikan.

Orang yang suka menunda-nunda pekerjaan seringkali merupakan seorang yang perfectionist karena mereka lebiih memilih untuk tidak mengerjakan tugasnya daripada hasilnya tidak sempurna. Mereka sangat mempedulikan mengenai apa yang orang lain akan pikirkan jika ia melakukan kesalahan.

Terdapat beberapa faktor psikologis yang mendorong seseorang suka menunda pekerja, seperti kepercayaan diri yang rendah, kurangnya motivasi, dan terlalu berfokus pada pikiran negatif. Alasan seseorang memilih untuk menunda pekerjaannya dapat diakibatkan oleh beberapa hal, namun, pada dasarnya mereka memiliki keyakinan bahwa mereka tidak akan menikmati proses menyelesaikan tugas tersebut dan mereka akan menjadi tidak bahagia. Menghindari melakukan tugas yang tidak menyenangkan dengan menyalurkan energinya pada kegiatan lain, seperti membersihkan rumah, dapat membantu mereka menghindari perasaan tidak produktif.

Bagaimana mengubah pola pikir (mindset) seseorang yang suka menunda pekerjaan? Ketika seseorang menunda pekerjaanya, diri mereka saat ini mendapatkan keuntungan dengan menghindari pekerjaan yang tidak menyenangkan, sedangkan, diri mereka di masa depan akan membayar konsekuensinya dengan stres atau hukuman. Mengembangkan empati bagi diri kita di masa depan dapat dijadikan langkah pertama untuk menghentikan kebiasaan menunda pekerjaan.

Tinggalkan Komentar