CARA YANG TEPAT SAAT MENGHADAPI ORANG YANG SEDANG MARAH

Setiap orang mengekspresikan kemarahannya dengan cara yang berbeda-beda. Beberapa orang menginternalisasikan kemarahannya dengan menampilkan ekspresi cemberut atau menarik diri dari lingkungan. Sekelompok orang lainnya mengekspresikan kemarahannya dengan berteriak atau mencaci orang lain.

Perbedaan ekspresi marah yang dimunculkan seseorang menuntut respon yang berbeda-beda pula. Berikut ini merupakan langkah yang bisa digunakan untuk menghadapi orang yang mengekpresikan kemarahannya dengan bersikap agresif secara verbal, seperti mencaci atau mengancam.

  1. Identifikasi apakah kemarahan yang dimunculkan oleh orang tersebut dapat diterima
    Terkadang ekspresi kemarahan yang ditampilkan oleh seseorang masih dapat dianggap wajar dan dapat diterima secara norma yang berlaku. Anda perlu menganalisa alasan kemarahan orang tersebut, peran Anda dalam situasi tersebut, serta tindakan yang memungkinkan untuk dilakukan untuk menyelesaikan masalah. Penting untuk diperhatikan bahwa seseorang bisa saja marah dengan alasan yang dapat diterima, namun, mengekspresikan kemarahannya dengan cara yang salah.
  2. Bersikap yang tenang (atau menampilkan diri yang tenang)
    Bersikap tenang merupakan hal yang paling penting dalam merespon seseorang yang sedang marah. Anda sebaiknya menghindari berteriak, memaki, atau meninggikan suara kepada orang yang sedang marah. Anda perlu berbicara secara perlahan dan langsung pada intinya. Jagalah intonasi suara tetap lembut dan tenang. Dengan demikian, Anda tidak akan memperkeruh suasana yang sedang terjadi.
  3. Hindari menyerang karakteristik orang yang marah
    Menyerang dan menghina orang yang marah akan memperburuk situasi. Mengatakan, ‘Kamu selalu melakukan ini’ dapat meningkatkan kemarahan seseorang. Respon yang lebih tepat adalah berfokus pada perilaku atau perasaah spesifik yang muncul pada saat ini. Daripada mengatakan, ‘Kamu selalu berteriak saat marah’, akan lebih baik jika mengatakan, ‘Tolong jangan berteriak kepada saya”. Perbedaan cara menyampaikan pendapat tersebut tidak membuat seseorang merasa diserang atau dihakimi oleh Anda.
  4. Ketahuilah waktu untuk melepaskan diri dari situasi tersebut
    Saat berhadapan dengan seseorang yang sedang sangat marah, Anda perlu menyadari waktu yang tepat untuk keluar dari situasi tersebut. Alasan mengapa langkah ini merupakan tindakan yang cerdas, yaitu: untuk melindungi diri. Pada situasi tersebut sulit untuk mencapai solusi yang positif karena diskusi yang logis sulit untuk dilaksanakan. Anda bisa mengatakan, ‘Mari kita diskusikan lagi masalah ini setelah Anda tenang.’ Jika Anda menghadapi kemarahan orang asing, Anda dapat meminta maaf dan pergi dari lokasi tersebut.
  5. Menjaga keselamatan.
    Mengutamakan keselamatan merupakan hal yang paling penting saat menghadapi orang yang sedang marah. Seseorang yang sedang marah dapat menjadi agresif dan bersikap kasar terhadap orang lain. Anda perlu menyadari bahwa saat seseorang marah, mereka memunculkan dorongan untuk menyerang secara fisik maupun verbal. Jika Anda merasa tidak aman, jauhilah orang tersebut. Jika Anda harus berinteraksi dengan orang tersebut, pastikan jangan melakukannya sendirian dan siapkan rencana untuk keluar dari situasi tersebut dengan aman.

 

Tinggalkan Komentar