TIPS MENGONTROL EMOSI MARAH

Marah merupakan salah satu emosi dasar manusia. Munculnya emosi marah diikuti oleh perubahan fisiologis dan biologis seperti meningkatnya detak jantung dan tekanan darah serta hormon adrenaline dan naradrenaline.

Marah bisa menjadi dorongan yang baik bagi seseorang ketika kemarahan tersebut memotivasinya agar bekerja lebih baik untuk mencapai hasil yang positif. Emosi marah yang tidak dapat dikelola dengan baik akan mendorong seseorang untuk mengekspresikan kemarahan secara destruktif bagi dirinya maupun orang lain.

Marah seringkali dianggap sebagai emosi negatif yang dapat menghasilkan energi besar. Energi tersebut membuat seseorang bersiap untuk melawan objek yang menjadi sumber kemarahannya. Konsekuensi negatif yang dapat disebabkan oleh emosi marah membuat orang-orang ingin mencari cara untuk mengurangi kemarahannya.

Pada situasi marah dengan intensitas yang rendah dan masih bersifat wajar, seperti rekan kerja yang tidak berkontribusi dengan maksimal, Anda dapat menggunakan cara berikut untuk meredakan kemarahan.

  1. Jauhkan diri dari situasi yang memunculkan emosi marah. Langkah ini dapat membuat Anda dapat berhenti memikirkan situasi yang mengesalkan dan menyusun tindakan selanjutnya dengan lebih jelas dan logis.
  2. Gunakan waktu Anda untuk memikirkan solusi yang dapat menyelesaikan sumber permasalahan sehingga situasi yang sama tidak berulang.
  3. Ekspresikan emosi marah secara asertif dengan pendekatan yang berorientasi pada solusi daripada sekedar berperilaku agresif.

Tinggalkan Komentar