Seseorang dengan kecerdasan emosi yang tinggi lebih mudah untuk menjalin relasi dengan orang lain, baik di rumah, sekolah, kantor, maupun masyarakat, karena mereka mudah membuka diri dan memberikan kenyamanan bagi orang lain.
Apakah emotional intelligence dapat dipelajari ? Ya, bisa.
Anda bisa mulai belajar emotional intelligence dengan mengidentifikasi dan memahami emosi yang dirasakan. Menamakan perasaan spesifik yang dirasakan merupakan kegiatan yang berat karena batasan antar emosi yang dirasakan seringkali sulit untuk diidentifikasi dan beberapa emosi dapat muncul diwaktu yang bersamaan. Selanjutnya, Anda perlu belajar mengelola emosi yang dirasakan. Anda perlu menyesuaikan intensitas emosi yang dirasakan dengan situasi yang dihadapi sehingga Anda tetap dapat mengambil keputusan secara rasional.
Berikut ini adalah keterampilan kunci untuk membangun kecerdasan emosi dan meningkatkan kemampuan untuk mengelola emosi dan menjalin relasi dengan orang lain.
- Self-management : kemampuan untuk mengelola intensitas emosi.
- Self-awareness : kesadaran akan emosi yang dirasakan dan cara emosi tersebut mempengaruhi pikiran dan perilaku diri
- Social awareness : kemampuan untuk memahami emosi dan kebutuhan orang lain melalui tanda-tanda emosi yang ditampilkan dan memahami dinamika sosial yang berlangsung dalam kelompoknya.
- Relationship management : kemampuan untuk mengembangkan dan mempertahankan relasi yang baik, berkomunikasi yang jelas, bekerja sama dengan orang lain, dan mengelola konflik.