Perusahaan saat ini mulai menunjukkan tren yang cukup memprihatinkan. Kondisi ini banyak ditunjukkan oleh anggota direksi, khususnya mereka yang sangat terlibat dalam pekerjaannya dan menjabat beberapa posisi bersamaan.
Burnout atau kelelahan yang dihadapi oleh para pemimpin perusahaan dapat berpotensi mengganggu stabilitas kinerja. Berikut ini merupakan indikator yang perlu diperhatikan untuk mengetahui kondisi kelelahan pimpinan.
- Menurunnya keterlibatan dalam pekerjaan
Pimpinan mulai jarang terlibat dalam diskusi strategis bersama rekan kerja. Seringkali ia tidak hadir atau terlambat dalam rapat yang dilaksanakan. Ia pun kurang mempersiapkan diri dalam agenda kerja yang sudah direncanakan. - Meningkatnya sikap sinisme atau pesimis
Pimpinan lebih sering menunjukkan keraguan atas keputusan yang dibuat oleh perusahaan. Ia sulit untuk menerima ide baru atau perubahan yang dilakukan perusahaan. - Berkurangnya kolaborasi dengan pemangku kepentingan
Keputusan yang dibuat pimpinan tidak didiskusikan terlebih dahulu dengan pihak terkait. Fokusnya saat ini lebih banyak pada masalah unit kerjanya saja. Partisipasi dalam kegiatan kelompok yang melibatkan pemangku kepentingan lain semakin menurun. Ia pun tertutup atas umpan balik yang disampaikan.