Menunjukkan kemampuan dan pencapaian yang dimiliki perlu dilakukan untuk menampilkan kesan profesional dan berkompeten. Namun, jika Anda terlalu berlebihan dalam menunjukkan kemampuan yang dimiliki, hal tersebut dapat berdampak negatif dan memberikan kesan arogan.
Penelitian oleh Nault, Sezer, dan Klein (2023) menunjukkan bahwa cara yang efektif untuk mempromosikan diri tanpa memberikan kesan arogan adalah dengan menceritakan pengalaman yang pernah dilalui. Dengan pendekatan ini, Anda akan memberikan kesan yang hangat dan tulus saat menampilkan kemampuan yang dimiliki. Saat seseorang menjelaskan pengalaman yang pernah dilalui, mereka menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang lebih nyata dan mudah diterima oleh orang lain.
Seseorang yang terbuka dalam menceritakan pengalaman saat menghadapi tantangan akan memberikan kesan yang ramah, jujur, dan mampu untuk mengenali kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Saat menceritakan pengalaman, Anda tidak perlu takut membahas mengenai tantangan yang muncul. Tantangan yang pernah dilalui tidak akan membuat orang lain memandang rendah diri Anda, melainkan, mereka akan menghargai usaha Anda untuk menghadapi tantangan tersebut.
Sumber:
Nault, K. A., Sezer, O., & Klein, N. (2023). It’s the journey, not just the destination: Conveying interpersonal warmth in written introductions. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 177, 104253.