Pernahkah Anda dikecewakan oleh rekan kerja? Anda merasa marah ketika rekan yang dipercayai ternyata menikam Anda dari belakang. Terkadang Anda mau ‘menutup’ mata karena merasa rekan tersebut telah banyak membantu, sehingga Anda akan menyalahkan diri sendiri. Anda juga cemas akan kehilangan seorang teman karena konflik yang terjadi. Akan tetapi, Anda perlu mengenali rekan yang hanya akan memberikan tekanan emosional bagi Anda.
Berikut ragam macam tipe toxic friends yang sebaiknya dihindari:
- The Pot Stirrer
Mereka merupakan teman yang Anda percayai sehingga Anda berani menceritakan masalah dan meminta saran yang efektif dari mereka. Mereka akan mendengarkan secara serius permasalahan yang Anda hadapi dan dapat memberikan kenyaman emosional bagi Anda. Namun, dibelakang Anda, mereka menceritakan kembali permasalahan yang Anda hadapi kepada rekan-rekan lain.
- The Faker
Mereka merupakan teman yang sangat ramah dan sering menawarkan bantuan kepada Anda, Namun, mereka suka membicarakan keburukan Anda kepada rekan-rekan lain. Bahkan, mereka dapat dengan sengaja menjelek-jelekkan reputasi Anda. Mereka akan menyangkal saat dimintai pertanggungjawaban atas isu buruk yang disebarkannya.
- The Hero
Mereka merupakan orang-orang yang merasa memiliki nilai dan opini yang lebih baik daripada rekan lainnya. Anda akan menilai mereka sebagai orang yang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Semakin Anda mengenalnya, ternyata mereka merupakan orang yang egois. Tanda yang paling signifikan adalah disaat mereka meremehkan ide dan pendapat yang Anda sampaikan. Mereka akan memaksakan pendapatnya dan mengabaikan pendapat rekan lain.
- The Victim
Mereka merupakan rekan yang jarang bertanggung jawab atas tindakan egois dan menyinggung yang dilakukannya. Mereka akan mencari alasan lain yang dapat membenarkan tindakan yang dilakukan. Pernyataan yang diungkapkan menunjukkan seolah-olah ia juga merupakan korban dari situasi tersebut sehingga kesalahan yang dilakukan merupakan reaksi yang wajar.
Sumber. :
https://www.psychologytoday.com/intl/blog/peaceful-parenting/202303/4-types-of-toxic-friends diakses pada 27 Maret 2023